Tampilkan postingan dengan label Produktif. Tampilkan semua postingan
Sambungan paket (Packet switching) adalah metode jaringan komunikasi digital yang dikelompokkan menurut semua data yang ditransmisikan, terlepas dari konten, jenis, atau struktur kedalam blok yang sesuai dengan ukuran yang disebut paket.
Kelebihan dari paket Switching:
Jalur efisiensi yang lebih besar
Jalur dari simpul ke simpul dibagi secara dinamik beberapa paket sepanjang waktu.
Paket diantrikan dan ditransmisi secepat mungkin.
Konversi rate data
Setiap stasiun terhubung ke simpul lokal pada rate data yang sesuai.
Simpul penyangga /buffer data di butuhkan untuk penyangga rate.
Paket dapat diterima meskipun sedang sibuk
Pengiriman dapat saja terlambat.
Skala Prioritas dapat digunakan
sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Sambungan_paket
Kelebihan dari paket Switching:
Jalur efisiensi yang lebih besar
Jalur dari simpul ke simpul dibagi secara dinamik beberapa paket sepanjang waktu.
Paket diantrikan dan ditransmisi secepat mungkin.
Konversi rate data
Setiap stasiun terhubung ke simpul lokal pada rate data yang sesuai.
Simpul penyangga /buffer data di butuhkan untuk penyangga rate.
Paket dapat diterima meskipun sedang sibuk
Pengiriman dapat saja terlambat.
Skala Prioritas dapat digunakan
sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Sambungan_paket
Frame Relay adalah protokol layer 2 dalam osi layer yang digunakan untuk sebuah service yang diberikan oleh service provider untuk mengkomunikasikan antar LAN lewat jaringan WAN dengan metodologi packet switching. wan switch akan memforwardkan frame berdasarkan DLCI.
Router menggunakan DLCI sebagai frame relay address, ini untuk mengidentifikasi VC (virtual circuit) mana yang akan dilewati oleh frame. saat R1 akan memforwardkan paket ke R2, R1 mengenkapsulasi layer 3 menjadi frame relay header dan trailer kemudian mengirimkan frame. Frame relay header berisi DLCI sehingga perangkat switch frame relay pada service provider dapat mengirimkan ke R2 secara benar.
sember : http://net.comlabs.itb.ac.id/blog/?p=503
Router menggunakan DLCI sebagai frame relay address, ini untuk mengidentifikasi VC (virtual circuit) mana yang akan dilewati oleh frame. saat R1 akan memforwardkan paket ke R2, R1 mengenkapsulasi layer 3 menjadi frame relay header dan trailer kemudian mengirimkan frame. Frame relay header berisi DLCI sehingga perangkat switch frame relay pada service provider dapat mengirimkan ke R2 secara benar.
sember : http://net.comlabs.itb.ac.id/blog/?p=503
DTE
DTE adalah Data Terminal Equipment yang berada pada sisi koneksi link WAN yang mengirim dan menerima data. DTE ini berada pada sisi bangunan si pelanggan dan sebagai titik tanda masuk antara jaringan WAN dan LAN. DTE ini biasanya berupa Router, akan tetapi computer dan multiplexer juga bisa bertindak sebagai DTE. Secara luas, DTE adalah semua equipment yang berada pada sisi tempat si pelanggan yang berkomunikasi dengan DCE pada sisi yang lain.
DCE
DCE adalah peralatan data circuit terminating yang berkomunikasi dengan DTE dan juga WAN cloud. DCE pada umumnya berupa router disisi penyedia jasa yang merelay data pesan antara customer dan WAN cloud. DCE adalah piranti yang mensuplay signal clocking ke DTE. Suatu modem atau CSU/DSU disisi pelanggan sering diklasifikasikan sebagai DCE. DCE bisa serupa DTE seperti router akan tetapi masing-2 mempunyai perannya sendiri.
sumber : http://meezone.blogspot.com/2009/12/dte-dan-dce.html